Minggu, 05 Februari 2023, WIB

Senin, 15 Agu 2022, 08:27:53 WIB, 327 View Rahmat Maryuni, Kategori : Kelembagaan

Dalam rangka menyikapi keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), bahwa mulai tahun 2022 setiap lulusan perguruan tinggi di Indonesia harus memiliki surat Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang menggelar seminar yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester akhir, Sabtu (13/8/2022).

Untuk Prodi Akuntansi, seminar mengambil tema ‘Ada apa setelah Program Pengungkapan Sukarela (PPS)’ dengan pembicara dari kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa tengah yaitu R. Ganung Harnawa dan Rizki Kerosinta.

Sedangkan untuk Prodi Manajemen mengambil tema ‘Personal Branding’ dengan pembicara Arie Sastra Wirawan, S.Psi yg merupakan manajer HRD PT Indofood.

Rektor ITB Semarang Prof Dr Y Sutomo MM dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam rangka memberikan bekal untuk mahasiswa setelah lulus.

SKPI sendiri sangat penting, sebab berisi keterangan kemampuan yang dibutuhkan sebagai prasayarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusan.

“Kegiatan ini dalam rangka menyikapi keputusan Mendikbudristek bahwa semua lulusan perguruan tinggi seluruh Indonesia harus memiliki SKPI,” jelasnya.

Acara ditutup oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Drs Endro Pramono MM



Senin, 07 Nov 2022 Wisuda Ke II ITB Semarang


Tuliskan Komentar